Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama

  • Pribadyo Prakosa Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
Keywords: gereja, moderasi beragama, pemahaman, praksis

Abstract

The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of religious moderation is to be balanced on two things, namely understanding religious texts (holy books) that must be in accordance with the context, and upholding humanity as the core of religion itself. Christians in Indonesia, both individuals and church institutions need to take part in living religious moderation. The purpose of this research is to describe and analyze the understanding and practice of religious moderation at church. One of them is at Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), namely GKE Kasongan, Katingan Regency, sentral Kalimantan Province. The method used is a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Sources of data from interviews and literature review on religious moderation. The results show that although most of the members of the GKE Kasongan do not understand the term religious moderation, in practice it has been realized. It is necessary to socialize and realize religious moderation which can be started from each religious community in Indonesia.

Negara Indonesia memiliki kemajemukan agama, oleh sebab itu diperlukan suatu upaya untuk memelihara kerukunan antar umat beragama. Salah satunya adalah melalui moderasi beragama. Prinsip moderasi beragama yakni seimbang pada dua hal yakni  memahami teks (kitab suci) keagamaan harus sesuai dengan konteks, dan menjunjung kemanusiaan sebagai inti dari beragama itu sendiri. Umat kristen di Indonesia, baik individu maupun institusi gereja perlu ambil bagian dalam menghidupi moderasi beragama. Tujuan Penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisa pemahaman dan praksis moderasi Beragama di gereja. Salah satunya adalah di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) yakni GKE Kasongan,  Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data dari hasil wawancara dan kajian literatur tentang moderasi beragama. Hasil Penelitian menunjukkan sekalipun sebagian besar Jemaat GKE Kasongan belum memahami istilah moderasi beragama namun praksis moderasi beragama sudah diwujudkan, sehingga perlu disosialisasikan dan diwujudkan dalam hal pemahaman maupun praksis yang dimulai dari masing-masing komunitas umat beragama di Indonesia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhmadi, Agus. “Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia Religious Moderation In Indonesia ’ S Diversity.” Jurnal Diklat Keagamaan 13, no. 2 (2019): 45–55.

Asrori, Mustohofa. “Kawal Moderasi Beragama.” Litbang dan Diklat (LiDik) Kementerian Agama. Jakarta, 2019.

Bugin, B. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada, n.d.

Collins, Gerald O.’, and Edward G. Kamus Teologi. Yogyakarta: Kanisius, n.d.

End, Van den. Harta Dalam Bejana. Jakarta: BPK Gunung Mulia, n.d.

Hutapea, Rinto Hasiholan. “Nilai Pendidikan Kristiani ‘Terimalah Satu Akan Yang Lain’ Dalam Bingkai Moderasi Beragama.” KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 8, no. 1 (2022): 58–67. https://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/540.

Inriani, Eva. “Gereja Misioner Di Tengah Masyarakat Kalimantan Tengah Indonesia Yang Plural”, Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH,” n.d.

Leonard, Halle. “Diutus Ke Dalam Dunia: Menyelisik Teologi Abineno Dan Kontribusinya Bagi,” n.d.

Lexy, JMoloeng. Methodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Pernerbit Remaja karya, n.d.

Miles, Matthew B, and Michael A. Huberman. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Universitas Indonesia_UI Press, 2012.

Ngelow, Zakharia. Kekristenan Dan Nasionalisme: Perjumpaan Umat Kristen Protestan Dengan Pergerakan Nasional Indonesia 1900-1950. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Nurcholish, Ahmad2017. Merajut Damai Dalam Kebhinekaan. Jakarta: Gramedia, n.d.

RI, Tim Penyusun Kementerian. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019.

Saragih, Markus. “Moderasi Beragama Ciptakan Kedamaian, Toleransi, Dan,” n.d.

Sinode, G K E. “Garis-Garis Besar Tugas Panggilan Gereja GKE 2015-2040,” n.d. https://pgi.or.id/moderasi-beragama-ciptakan-kedamaian-toleransi-dan-harmoni/.

Ukur, Fridolin. “Tuaiannya Sungguh Banyak: Sejarah Gereja Kalimantan Evangelis Sejak,” n.d.

Widodo, Priyantoro, and Karnawati. “Moderasi Agama Dan Pemahaman,” n.d.

Wijaya. “Callistasia,” Bom Makassar: ‘Milenial’ Terlibat Bom Bunuh Diri Dan Iming-Iming,” n.d.

Zaenab, Siti. Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif: Perspektif Kekinian. Malang: Selaras, n.d.

Published
2022-06-20
How to Cite
Prakosa, Pribadyo. “Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama”. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 4, no. 1 (June 20, 2022): 45-55. Accessed August 15, 2022. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/69.
Section
Articles
Abstract viewed = 120 times
PDF downloaded = 79 times