Analisis Penerimaan Orang Tua Terhadap Anak Autis di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang

  • Sance Mariana Tameon STAKN KUPANG
  • Talita Tlonaen Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang
Keywords: Autistic Child, Parental Acceptance Attitude

Abstract

Children who are born with a perfect condition in the sense of healthy and normal are expected by all parents. In reality, not all children are born with this condition, so that not a few parents who are shy, lack of confidence and unable to accept the situation of less normal children. One example is a child who has autism. The purpose of this study was to determine how parents' attitudes toward children with autism. Qualitative methods used in this study with data collection techniques are interviews and observation. The results of the study found that parents can accept children diagnosed with autism with a different time period from one another. This can be seen from how the subject understands the child's condition as it is good, positive, negative, strengths and weaknesses of the child and understands children's habits in their daily life such as realizing what children can and cannot do, understanding the causes of bad and good behavior done by children.

Anak yang terlahir dengan keadaan sempurna dalam artian sehat dan normal sangat diharapkan oleh semua orang tua. Kenyataannya, tidak semua anak terlahir dengan kondisi demikian, sehingga tidak sedikit orang tua yang malu, kurang percaya diri dan tidak dapat menerima keadaan anak yang kurang normal. Misalnya anak yang mengidap autisme. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap penerimaan orang tua terhadap anak penyandang autis. Metode kualitatif dipakai dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian didapati bahwa orangtua dapat menerima anak yang didiagnosa menyandang autis dengan jangka waktu yang berbeda satu dengan yang lainnya. Pasangan orang tua yang lengkap (suami istri) berbeda dengan orang tua single parent dalam proses penerimaan anak autis. Hal ini terlihat dari bagaimana subjek memahami kondisi anak apa adanya baik itu tingkah laku positif, negatif, kelemahan dan kelebihan yang anak miliki, serta memahami kebiasaan-kebiasaan anak dalam kesehariannya. Seperti menyadari apa yang telah dapatdan yang belum dilakukan oleh anak dan memahami munculnya perilaku anak yang baik dan buruk.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ade Surya Febrianto, dan Ira Darmawanti. “Studi Kasus Penerimaan Seorang Ayah Terhadap Anak Autis.” Jurnal Psikologi Teori dan Terapan 7 (2016): 50–61.

Andayani, Budi. “Pentingnya Budaya Menghargai Dalam Keluarga.” Buletin Psikologi 10, no. 1 (2002): 1–8.

Banoet, Jendriadi, Beatriks Novianti Kiling-Bunga, and Indra Yohanes Kiling. “Karakteristik Prososial Anak Autis Usia Dini Di Kupang” (2016): 9.

Elizabeth Hurlock. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga, n.d.

Jendriadi Banoet, Beatriks Novianti Kiling-Bunga, and Indra Yohanes Kiling. “Karakteristik Prososial Anak Autis Usia Dini Di Kupang.” Jurnal Pg- - Paud Trunojoyo 3, no. 1 (2016): 1–8.

Jhon W. Santrock. Perkembangan Anak. 7th ed. Vol. 2. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2007.

John M. Drescher. Tujuh Kebutuhan Anak. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2009.

Lexy Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2008.

Nuryanti Lusi. Psikologi Anak. Jakarta : PT. Indeks: PT. Indeks, 2008.

Rachmayanti, Sri, and Anita Zulkaida. “Penerimaan Diri Orangtua Terhadap Anak Autisme Dan Peranannya Dalam Terapi Autisme” 1, no. 1 (2007)

Rahadian Syah, Deby Zulkarnain, Puji Sutarjo, and Inna Riescananda. “Penerimaan Orangtua Terhadap Anak Dengan Autisme Di Pusat Layanan Autis (Pla) Daerah Istimewa Yogyakarta.” Media Ilmu Kesehatan 5, no. 3 (December 31, 2016): 206–212.

Ririn Pancawati. “Penerimaan Diri Dan Dukungan Orangtua Terhadap Anak Autis” 1, no. 1 (2013): 38–47.

Robert R. Boehlke. “Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktek Pendidikan Agama Kristen dari Yohanes Amos Commenius Sampai Perkembangan PAK di Indonesia.” Jakarta : BPK. Gunung Mulia, 2016.

Rusdiana,. “Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Penerimaan Diri Pada Orangtua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (Abk) Di Samarinda.” ejournal. psikologi-fisip-unmul.ac.id. 6, no. 2 (2018): 9–288.

Singgih Gunarsa. Psikologi Untuk Keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Stephen Tong. Membesarkan Anak Dalam Tuhan. Jakarta: Lembaga Reformed Injili Indonesia, 2000.

Sugiyono. Penelitian Kulitatif. Bandung: Alfabeta, 2016.

Susanto, Sigit Eko. “Penerimaan Orang tua terhadap Kondisi Anaknya yang Menyandang Autisme di Rumah Terapis Little Star” 9, no. 2 (2014): 13.

T. Safaria. Autisme: Pemahaman Baru Untuk Hidup Bermakna Bagi Orang Tua. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2005.

Published
2019-12-23
How to Cite
Tameon, Sance, and Talita Tlonaen. “Analisis Penerimaan Orang Tua Terhadap Anak Autis Di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang”. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 2 (December 23, 2019): 139-148. Accessed February 20, 2020. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/23.
Section
Articles
Abstract viewed = 93 times
PDF downloaded = 64 times