Enkulturasi Nilai-nilai Kristiani dalam Tradisi Batak melalui Lagu “Nunga Loja Daginghon” sebagai Bentuk Pendidikan Spiritual dalam Keluarga

  • Sarmauli Sarmauli Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Yamowa’a Bate’e Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Pransinartha Pransinartha Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
Keywords: enkulturasi, nunga loja daginghon, pendidikan keluarga, spiritualitas, tradisi batak

Abstract

Singing nunga loja daginghon as a lullaby for children in the family has become an inseparable tradition in the life of the Christian Batak family. A spiritual song born in the socio-historical context of the poor and oppressed proletariat in Germany has been adopted into a lullaby spiritual song in Batak derived from Ende's book written with a description of the evening chant. The specialty of this song in the life of the Batak Christian family is interesting to examine with a qualitative approach through the study of literature in a musical and socio-historical perspective. This approach is done to find the background of this song used as a lullaby at night and also at the same time to find the meaning contained in this song as a medium of spiritual education for children in the life of the Christian Batak family. Researchers argue that based on an analysis of the song form and socio-historical context of Nunga Loja Daginghon's song, singing this song at night is very effective as a form of spiritual education for children in the context of Christian Batak family life.

Menyanyikan lagu Nunga Loja Daginghon sebagai pengantar tidur bagi anak-anak dalam keluarga telah menjadi tradisi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan keluarga Batak Kristen. Lagu rohani yang lahir dalam konteks sosio-historis kaum proletar yang miskin dan tertindas di Jerman telah diadopsi menjadi lagu rohani pengantar tidur dalam bahasa Batak yang bersumber dari buku Ende yang ditulis dengan keterangan nyanyian pada malam hari. Keistimewaan lagu ini dalam kehidupan keluarga Batak Kristen menarik untuk ditelaah dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dalam perspektif musik dan sosio-historis. Pendekatan ini dilakukan untuk menemukan latar belakang lagu ini dijadikan sebagai lagu pengantar tidur pada malam hari dan juga sekaligus untuk menemukan makna yang terkandung dalam lagu ini sebagai media pendidikan spiritualitas bagi anak-anak dalam kehidupan keluarga Batak Kristen. Peneliti berpendapat bahwa berdasarkan analisis terhadap bentuk lagu dan konteks sosio-historis terhadap lagu Nunga Loja Daginghon, menyanyikan lagu ini pada malam hari sangat efektif sebagai bentuk pendidikan spiritualitas bagi anak-anak dalam konteks kehidupan keluarga Batak Kristen.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banoe, Ponoe. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanisius, 2003.

Boyce-Tillman, June. “Re-enchanting the world: Music and Spirituality.” Journal for Study of Spirituality, 10, no. 1 (2020): 29-41.

Bungin, Burhan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Depok: Rajawali Pers, 2012.

Carr, D. “Music, Spirituality, and Education.” The Journal of Aesthetic Education 42, no. 1 (2008): 16–29.

Ciptaan Dewan Gereja-Gereja Sedunia, Tim Keadilan Perdamaian. Alternative Globalization Addressing People and Earth (AGAPE), Terjemahan: Boni Sinaga Dan Nina Hutagalung. Jakarta: PMK HKBP, 2008.

David, Carr, and Jan Steutel. “Virtue Ethic, and Moral Educction.” Routledge: New Fetter Lane, 1999.

Demmrich, Sarah, “Music as a Trigger of Religious Experience: What Role Does Culture Play?”Psychology of Music 48, no. 1 (2020): 35-49.

Fohsel, Hermann Josef. Berlin, Du Bunter Stein, Du Biest: Biografische Erkundungen. Jerman: Koehler & Amelang, 2002.

Frühwald, Wolfgang. Gedichte Der Romantik, von Reclams Universal-Bibliothek. Reclam: Stuttgart, 1984.

Hartono, Chris. “Spiritualitas Gerakan Reformasi.” Penuntun: Jurnal Teologi dan Gereja 3, no. 12 (1997): 465–478.

Hesselgrave, David J, and Edward Rommen. Kontektualisasi: Makna, Metode Dan Model. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Johnson, Doyle Paul. Teori Sosiologi: Klasik Dan Modern – Jilid I. Translated by Robert M.Z. Jakarta: Gramedia, 1988.

Jonge, C. de. Pembimbing Ke Dalam Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.

Kozok, Uli. Utusan Damai Dikemelut Perang: Peran Zending Dalam Perang Toba. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2010.

Lundin, Robert W. An Objective Psychology of Music. New York: John Wiley & Sons, 1967.

Moss, H. “Music Therapy, Spirituality and Transcendence.” Nordic Journal of Music Therapy 28, no. 3 (2019): 212–223.

Novita, Annisa. “Pengertian Sosialisasi Dan Enkulturasi.” Last modified 2015. sosialisasienkulturasi.blogspot.com/ 2015/09/ enkulturasi.html .

Prier, Karl-Edmund. Ilmu Bentuk Musik. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi, 1996.

Rachmadi, Simon. Reformed Sipirituality in Java. Amsterdam: Vrije Universiteit, 2017.

Rachmat, Kriyantono, Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.

Raho, Bernhard. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2007.

Rietzer, George, and Douglas J. Goodman. Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern, Terjemahan: Nurhadi. Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2008.

Santrock, John W. Life Spand Development. Penerjemah: Benedictine Widyasinta. Jakarta: Erlangga, 2011.

Schreiner, Lothar. Adat Dan Injil. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Siagian, Riris Johanna. Sahala Bagi Pemimpin: Dulu Dan Kini. Pematangsiantar: Lembaga Bina Warga HKBP bekerjasama dengan STT HKBP, 2016.

Siahaan, Alter Pernando. “Sejarah Kekristenan Di Tanah Batak.” Last modified 2010. altersiahaan.blogspot.com/2010/03/sejarah-kekristeman-di-tanah-batak.html.

Simorangkir, Mangisi Sahala Edison, Togar Nainggolan, John Bidel Pasaribu, and Bungaran Antonius Simanjuntak. Karakter Batak Masa Lalu, Kini Dan Masa Depan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2015.

Situmorang, Robert, David Martinus Gulo, Yusak Hentrias Ferry, Vicky Baldwin, Goldsmith Dotulong Paat, and Dwijo Saputro. Isu Teologi Kontekstualisasi Terhadap Adat Batak" Dalam Jurnal Didache Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen. Vol. 6. 2021.

Sumaryanto, F.Totok. “Kemampuan Musikal (Musical Ability) Dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Musik.” Harmonia: Journal of Art Research and Education 1, no. 1 (2000): 1–8.

Weber, Max. Sosiologi Agama. Yogyakarta: IRCiSoD, 2009.

Weber, Robert Philip, Basic Content Analysis, International Handbooks of Quantitative Applications in tje Social Science, Vol.6, London : Sage Publications,1994: 9.

Yaniawati, R. Poppy. Penelitian Studi Kepustakaan Lingkungan Dosen IKIP Unpas. Bandung: Universitas Pasundan, 2020.

Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.

Published
2022-06-20
Section
Articles
Abstract viewed = 91 times
PDF downloaded = 59 times