Tinjauan Teodise Dalam Kitab Ayub dan Implikasi Bagi Umat Kristen di Tengah Pandemi COVID-19

  • Gabriel Dhandi Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu
  • Firman Panjaitan Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu
Keywords: covid-19, job, law of retribution, theodicy

Abstract

The COVID-19 pandemic is an epidemic that is shaking the world today. Its appearance unsettled many people, as many people were affected. Like losing a job, a business goes bankrupt, many lives are lost, some countries are hit by a recession, so suffering is created. From this suffering, there are some people or groups who think that the COVID-19 pandemic arises as a result of human sins and violations against God. By using the literature study method, which departs from compiled data obtained from various books and presented in descriptive form, then the study in this article will discuss the Book of Job which describes the suffering that befell the person Job without cause. The three friends responded to Job’s personal suffering as God’s punishment for sin. But he was godly men, fearing God, and shunning evil (1:1). The results of the study of the Book of Job showed that the suffering he experienced was not because God had punished Job personally. It is because God has His own purpose for Him. Thus, it can be concluded that the emergence of the COVID-19 pandemic is not the result of human sin.

 

Pandemi COVID-19 merupakan sebuah wabah yang mengguncangkan dunia dewasa ini. Kemunculannya membuat resah banyak orang, dimana banyak orang yang terkena dampak. Seperti kehilangan pekerjaan, usaha bangkrut, banyak nyawa yang hilang, beberapa negara terkena resesi, sehingga penderitaan pun tercipta. Dari penderitaan tersebut ada beberapa orang atau kelompok yang beranggapan bahwa pandemi COVID-19 muncul akibat dosa dan pelanggaran manusia terhadap Allah. Dengan menggunakan metode studi literatur, yang berangkat dari kompilasi data yang didapat dari berbagai buku dan disajikan dalam bentuk deskriptif, maka kajian dalam artikel ini akan membahas Kitab Ayub yang menggambarkan tentang penderitaan yang menimpa pribadi Ayub tanpa sebab. Penderitaan yang menimpa pribadi Ayub direspon oleh ketiga temannya sebagai hukuman Allah akibat dosa. Tetapi ia adalah seorang yang saleh, takut akan Tuhan, dan menjauhi kejahatan (1:1). Hasil kajian Kitab Ayub ternyata penderitaan yang dialami bukan karena Allah menghukum pribadi Ayub. Melainkan karena Allah memiliki tujuan-Nya sendiri bagi dirinya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemunculan pandemi COVID-19 bukan akibat dari dosa manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad Yurianto. Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian CoronaVirus Disease (COVID-19). Jakarta: Kementrian Kesehatan RI, 2020.

Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. JAKARTA: Gramedia Pustaka Utama, 1996.

C. G. Montefiore. “The Doctrine of Divine Retribution in the Old Testament, and the Rabbinical Literature.” The Jewish Quartely Review 3. No. 1 (1980): 1–51.

Carol A. Newsom. The Book Of Job: Introduction, Commentary, and Reflection. Nashville: Abingdon Press, 1996.

Djogo, Emanuel. “Tinjauan Permasalahan Teodise Kitab Ayub Dan Relevansinya Terhadap Penderita HIV/AIDS.” Melintas 33, no. 3 (2018): 342–369.

Eugenius Ervan Sardono, Nikodemus Hermiawan, Oktavianus Klido Wekin. “Makna Fenomena Kematian Massal Di Tengah Pandemi Covid-19 Berdasarkan Refleksi Dari Ayub 1: 1-22.” Visio Dei: Jurnal Teologi KRisten 2, no. 2 (2020): 265–283.

Hill, Andrew E, and John H Walton. Survei Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 1996.

J. I. Packer. Ensiklopedia Fakta Alkitab: Bible Almanac 2. Edited by Merrill C. Tenney dan Willian White. Jr. Malang: Yayasan Penerbit Gandum Mas, 2001.

Jacob Soesilo. “Misteri Ayub Dan Temannya Elihu.” 2014.

Jama. “Presumed Asymptomatic Carrier Transmission of COVID-19.” 14 April 2020.

John C. Lennox. Where Is God in a CoronaVirus ? Dimana Allah Dalam Dunia Dengan Virus Corona. Surabaya: Literatus Perkantas Jawa Timur, n.d.

Kalis Stevanus & Stefanus M. Marbun. “Memaknai Kisah Ayub Sebagai Refleksi Iman Dalam Menghadapi Penderitaan.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 1 No. 1 (2019).

Louis Berkhof. Sistematic Theology. U.S.A: Eermands Publishing, 1981.

Marie-Claire & Barth Frommel. Ayub: Bergumul Dengan Penderitaan, Bergumul Dengan Allah. Edited by Gabo Gea. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Marthin Steven Lumingkewas. El Dan Yahweh Allah Israel. Yogyakarta: Diandra Kreatif, n.d.

Miller, Darrow L. Membangun Bangsa Dengan Pikiran Allah. Jakarta: YPPM, 2000.

Moch Halim Syukur, Bayu Kurniadi, Haris, Ray Faradillahisari N. “Penanganan Pelayanan Kesehatan Di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Hukum Kesehatan.” Journal Inicio Legis Volume 1 Nomor 1 Oktober 2020 1, no. 1 (2020): 1–17.

Ni Putu Emy Darma Yanti. “Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang COVID-19 Dan Perilaku Masyarakat Di Masa Pandemi COVID-19.” Jurnal Keperawatan Jiwa 8, no. 2 (2020): 497–498.

Njiolah, P. Hendrik. Misteri Penderitaan Manusia. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama, 2008.

Panjaitan, Firman. “Allah Yang Kreatif Dan Dinamis Dalam Ayub 42: 7-17: Sebuah Perlawanan Terhadap Teologi Retribusi.” Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2 (2020): 240–254.

———. “Analisis Pertanyaan Retorika Dalam Ayub.” In Teologi Kitab Ayub, edited by Pniel Maiaweng, 90–102. Makassar: STFT Jaffray, 2019.

R. Potter. A New Catholic Commentary On Holy Scripture - Job. Edited by Thomas Nelson. Wesmonasteri: United State America, 1975.

Redaksi WE Online. “Pastor Asal As Klaim CoronaVirus Kiriman Malaikat Maut Dan Azab Tuhan Buat Bumi.”

Roy B. Zuck. Biblical Theology of The Old Testament. MALANG: GANDUM MAS, 2005.

Rumbi, Frans Paillin. “Babak Akhir Penderitaan, Dosa, Dan Teodice Dalam Epilog Kitab Ayub 42:7-17.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) 1, no. 2 (2019): 53–64. https://jurnal.sttkn.ac.id/index.php/Veritas/article/view/43.

Sherina Anjani Putri. “Pandemi COVID-19 Dalam Sudut Pandang Demogafri Sosial: Penyebaran, Tantangan, Dampak Sosial Ekonomi Serta Potensi Solusi.”

Stanislaus, Surip. Tragedi Kemanusiaan. Yogyakarta: Kanisius, 2008.

Syafieh M. “Teodise Dan Agama.”

Tim Kemendagri. Pedoman Umum Menghadapi Pandemi COVID-19: Bagi Pemerintah Daerah Pencegahan, Pengendalian, Diagnosis, Dan Manajemen. JAKARTA: Kementrian Dalam Negeri, 2020.

Waters, Larry J. “Reflections on Suffering from the Book of Job.” Evangelical Quarterly 154, no. December (1997): 73–79.

Yuliana, Y. “Corona Virus Diseases (Covid-19): Sebuah Tinjauan Literatur.” Wellness And Healthy Magazine 2, no. 1 (2020): 187–192.

Zaluchu, Sonny. “Penderitaan Kristus Sebagai Wujud Solidaritas Allah Kepada Manusia.” DUNAMIS: Jurnal Penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1 (2017): 61.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28.

Published
2021-06-18
How to Cite
Dhandi, Gabriel, and Firman Panjaitan. “Tinjauan Teodise Dalam Kitab Ayub Dan Implikasi Bagi Umat Kristen Di Tengah Pandemi COVID-19”. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 3, no. 1 (June 18, 2021): 18-32. Accessed December 3, 2021. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/53.
Section
Articles
Abstract viewed = 552 times
PDF downloaded = 557 times