Strategi dan Model Pembinaan Rohani untuk Pendewasaan Iman Jemaat

  • Purim Marbun STT Bethel Indonesia
Keywords: kedewasaan rohani; pembinaan rohani; pertumbuhan rohani

Abstract

This research is base on the problem of  the pastor’s inability the church to implement an effective community development program. Moreover, if this judged based on implementation of the chuch’s vision and mision, many churches are not accurate incarrying out spiritual formation properly. Another problem is the lack of time the congregation participates in a coaching program implemented in the church will affect the congregation’s lack of knowledge and understanding of God’s word, this will affect the spiritual quality of the congregation. The research method used in this paper is a descriptive qualitative study of literature by examining various literatures relating to subject matter discussed. Through in-depth study and analysis, it is hoped that the pastors will provide concrete steps in planning and conducting effective coaching of church members. The result of this reseach to provide strategic steps and models of spiritual formation that are accurate and measurable and are able to increase the understanding of God’s word and make the spiritually mature as measured by changes in behaviour.

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah ketidakmampuan pendeta atau gembala dalam menyelenggarakan program pembinaan warga jemaat secara efektif. Apalagi jika hal ini dinilai berdasarkan implementasi visi dan misi gereja, banyak gereja tidak akurat melaksanakan pembinaan iman dengan baik. Masalah lain minimnya waktu jemaat mengikuti program pembinaan yang dilaksanakan di gereja akan berpengaruh pada rendahnya pengetahuan dan pemahaman jemaat akan firman Tuhan, hal ini akan mempengaruhi kualitas kerohanian jemaat. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini studi kualitatif deskriptif kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur yang berkaitan dengan pokok masalah yang dibahas. Melalui kajian dan analisis yang mendalam diharapkan memberikan langkah-langkah konkrit bagi pendeta dalam merencanakan dan melakukan pembinaan warga gereja dengan efektif. Hasil penelitian ini memberikan langkah-langkah stategis dan model pembinaan rohani yang akurat dan terukur serta mampu meningkatkan pemahaman firman Tuhan serta menjadikan jemaat dewasa rohani yang diukur dari perubahan perilaku.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berhitu, Reinhard Jeffray. “Peran Gembala Jemaat Terhadap Pengembangan Pelayanan Holistik Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura.” Jurnal Jaffray 12, no. 2 (2014): 273.

Bising, Yoseph P. “Apakah Kelompok Sel Itu?” Kurios (2018).

Borrong, Robert P. Melayanui Makin Sungguh : Signifikansi Kode Etik Pendeta Bagi Pelayanan Gereja-Gereja Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Camerling, Yosua, and Hengki Wijaya. “Misi Dan Kebangkitan Rohani: Implikasi Misi Allah Bagi Gereja.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 1 (2019): 57–71.

DeVries, Brian A. “Spiritual Gifts for Biblical Church Growth.” In die Skriflig/In Luce Verbi (2016).

Diana, Ruat. “Permasalahan Pembinaan Warga Gereja Di Kewari.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat (2018).

Francis O. Ayres. Pembinaan Warga Gereja Pelayanan Kaum Awam. Edited by Putri Kapandeyan. Pertama. Malang: Gandum Mas, 2016.

Gidion, Gidion. “PROFESIONALITAS LAYANAN GEREJA.” Shift Key : Jurnal Teologi dan Pelayanan (2017).

Hutagalung, Patrecia. “Pemuridan Sebagai Mandat Misi Menurut Matius 28:18-20.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (2020): 64–76.

I Putu Ayub Darmawan. “JADIKANLAH MURID: TUGAS PEMURIDAN GEREJA MENURUT MATIUS 28:18-20.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat (2019).

Mika, Mika, and Petronella Tuhumury. “Implementasi Strategi Pembinaan Menuju Pertumbuhan Rohani Pemuda Gkii Jemaat Sidu’ung Muara Berau.” Jurnal Jaffray (2013).

Moleong, Lexy L. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung, 2004.

Nuhamara, Daniel. “Pengutamaan Dimensi Karakter Dalam Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Jaffray 16, no. 1 (2018): 93.

Pasaribu, Andar Gunawan, and Rida Gultom. Pembinaan Warga Gereja. Edited by Dane Taruli Simamora. Pertama. Medan: Penerbit MITRA, 2015.

R.M. Drie S. Brotosudarmo. “Pembinaan Warga Gereja Selaran Dengan Tantangan Zaman.” 197. 2nd ed. Jogjakarta: Andi OffSet, 2017.

Selan, Ruth F. Pedoman Pembinaan Jemaat. Bandung: Kalam Hiduo, 2006.

Sembiring, Ngendam. “Mengatasi Degradasi Moral Melalui Pembinaan Warga Gereja.” ILLUMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2018): 22–42.

Subekti, Tri. “Pemuridan Misioner Dalam Menyiapkan Perluasan Gereja Lokal.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 3, no. 2 (2019): 157.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2009.

Sumarto, Yonathan, and Peter Anggu. “Pembinaan Kerohanian Gereja Bethel Tabernakel Dalam Konteks Kebudayaan Toraja.” Jurnal Jaffray 8, no. 1 (2010): 24–34. https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/39.

Supartini, Tri. “Implementasi Teologia Anak Untuk Mewujudkan Gereja Ramah Anak.” Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 1 (2019): 1–14.

Tafonao, Talizaro. “Peran Gembala Sidang Dalam Mengajar Dan Memotivasi Untuk Melayani Tehadap Pertumbuhan Rohani Pemuda.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 2, no. 1 (2018): 85–92.

Tubulau, Imanuel P. “Kajian Teoritis Tentang Konsep Ruang Lingkup Kurikulum Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 1 (2020): 27–38.

Yachina, Nadezhda. “The Problem of Spiritual and Moral Formation of Personality.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 197, no. February (2015): 1575–1579.

Published
2020-12-23
How to Cite
Marbun, Purim. “Strategi Dan Model Pembinaan Rohani Untuk Pendewasaan Iman Jemaat”. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 2 (December 23, 2020): 151-169. Accessed April 21, 2021. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/42.
Section
Articles
Abstract viewed = 420 times
PDF downloaded = 788 times