Konsep Diri Remaja Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Zaman

  • Selvy Iriany Susanti Dupe Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan Kupang
Keywords: konsep diri, remaja kristen, perubahan zaman

Abstract

The ever-expanding changes times have an impact on many people even more on the lives of Christian teens. The teenage phase is a pretty hard time to deal with because of many influences around both positive and negative. This phase is also in which a person’s mind begins to form and depends on the circumstances surrounding them. This study aims to provide an overview of the self-concept of Christian teens in the face of changing times that continue to develop. Researches use a literature study approach to find the main picture of the research in question. The results showed that Christian youth in facing the changing times needed God’s wisdom in this world and needed to be followed by the right example of life. In addition, it is necessary to present the right figures and be the right role models, both from parents and the church (youth servants, servants of God/pastors) so that there is a role model for adolescents who help them live a wiser and more responsible life even if it occurs changing times that have their own impact.

Perubahan zaman yang terus berkembang tentu memiliki dampak bagi banyak orang terlebih lagi pada kehidupan remaja Kristen. Fase remaja adalah masa-masa yang cukup sulit dihadapi dikarenakan banyaknya pengaruh di sekitar baik secara positif dan juga negatif. Di fase ini pula pola pikir seseorang mulai terbentuk dan tergantung dari keadaan yang ada di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang konsep diri remaja Kristen dalam menghadapi perubahan zaman yang terus berkembang. Peneliti menggunakan pendekatan studi pustaka untuk menemukan gambaran pokok penelitian yang dimaksud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja Kristen dalam menghadapi perubahan zaman, perlu hikmat Tuhan dalam dunia ini dan perlu diikuti dengan keteladan hidup yang benar. Selain itu, perlu menghadirkan tokoh-tokoh yang benar dan menjadi teladan yang benar, baik itu dari orangtua maupun gereja (pelayan remaja, hamba Tuhan/pendeta) agar ada role model bagi remaja yang membantunya dalam menjalani hidup dengan lebih bijak dan lebih bertanggungjawab sekalipun terjadi perubahan zaman yang membawa dampak tersendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggarasari, Rina Ekaningdyah. “Hubungan Tingkat Religiusitas Dengan Sikap Konsumtif Pada Ibu Rumah Tangga.” Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi 2, no. 4 (January 2, 1997): 15–20. Accessed June 15, 2020. https://journal.uii.ac.id/Psikologika/article/view/8435.

Annisa, Mayang D. “Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Kecemasan Umum Pada Remaja Awal.” Jurnal Psikologi 10, no. 2 (December 2017): 106–111. Accessed June 15, 2020. https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php.

Astuti, Desi, Karim Suryadi, and Siti Nurbayani K. “Kontribusi Orang Tua Dalam Proses Pergeseran Gaya Hidup Anak.” SOSIETAS 8, no. 1 (August 16, 2018). Accessed June 15, 2020. https://ejournal.upi.edu/index.php/sosietas/article/view/12503.

Bella. “Gaya Hidup Remaja Zaman Sekarang.” Kompasiana. Last modified October 20, 2018. Accessed June 15, 2020. https://www.kompasiana.com/bella53759/5bcae729ab12ae6f1f3122e4/gaya-hidup-remaja-zaman-sekarang.

Bobby, Gabriel. “Pragmatisme, Materialisme, Dan Hedonisme .” Kompasiana. Last modified September 7, 2015. Accessed June 15, 2020. https://www.kompasiana.com/gabrielbobby/55edad0c2623bdf40bc10e50/pragmatisme-materialisme-dan-hedonisme.

Brake, Andrew. Hidup Bijak Di Dunia Yang Bodoh, Menggali Sumber Hikmat Sejati Dari Alkitab. Bandung: Kalam Hidup, 2015.

Calhoun, James F., and Joan Ross Acocella. Psikologi Tentang Penyesuaian Dan Hubungan Kemanusiaan. Semarang: IKIP Semarang Press, 1995.

Dariyo, Agoes. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor: Ghalia Indonesia, 2004.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2002.

Dominggus, Dicky. “Kemanunggalan Dalam Yohanes 15:7 Sebagai Misi Kontekstual Kepada Penganut Kejawen.” VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN 1, no. 2 (December 18, 2019): 178–199. Accessed June 15, 2020. http://jurnal.sttstarslub.ac.id/index.php/js/article/view/53.

Felita, Pamela, Christine Siahaja, Vania Wijaya, Gracia Melisa, Marcella Chandra, and Rayini Dahesihsari. “Pemakaian Media Sosial Dan Self Concept Pada Remaja.” Jurnal Ilmiah Psikologi Manasa 5, no. 1 (2016): 30–41. Accessed June 15, 2020. http://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/Manasa/article/download/184/365/.

Ferguson, Sinclair B. Bertumbuh Dalam Anugerah. Surabaya: Momentum, 2010.

Fitriyah, Lailatul. “Jangan Terlalu Materialistik! Materialisme Sebagai Tolak Ukur Kepuasan Hidup.” Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang 20, no. 1 (2016): 1–8. http://psikovidya.wisnuwardhana.ac.id/index.php/psikovidya/article/view/11.

Jayadi, Akhmad, Imam Nawawi, Mohammad Wasil, and Mohammad Sabiq. “Materialisme Sebagai Penghambat Pembangunan Kesejahteraan Sosial” 2 (2019): 167–171.

Komariah, Neng Kokom, Dasim Budimansyah, and Wilodati Wilodati. “Pengaruh Gaya Hidup Remaja Terhadap Meningkatnya Perilaku Melanggar Norma Di Masyarakat.” SOSIETAS 5, no. 2 (September 18, 2015). Accessed June 15, 2020. https://ejournal.upi.edu/index.php/sosietas/article/view/1527.

Lauer, Roberth H. Perspektif Tentang Perubahan Sosial. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2001.

Lestarina, Eni, Hasnah Karimah, Nia Febrianti, Ranny Ranny, and Desi Herlina. “Perilaku Konsumtif Di Kalangan Remaja.” JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) 2 (2017).

Listyorini, Sari. “Analisis Faktor-Faktor Gaya Hidup Dan Pengaruhnya Terhadap Pembelian Rumah Sehat Sederhana (Studi Pada Pelanggan Perumahan Puri Dinar Mas PT. Ajisaka Di Semarang).” Jurnal Administrasi Bisnis 1, no. 1 (September 30, 2012). Accessed June 15, 2020. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/janis/article/view/4314.

Marija, Petrus, Yudhi Kawangung, and Munatar Kause. “Pendekatan Humanis-Relegius Pada Pendidikan Kristen Sebagai Pembentukan Karakter Generasi Milenial .” Jurnal Teruna Bhakti 2, no. 1 (2019). Accessed June 13, 2020. http://e-journal.stakterunabhakti.ac.id/index.php/teruna/article/view/36.

Matheus, Jonathan, and Elisabet Selfina. “Peran Pembina Remaja Bagi Perkembangan Perilaku Remaja Di Gereja Kemah Injil Indonesia Tanjung Selor Kalimantan Utara.” Jurnal Jaffray 13, no. 1 (January 31, 2015): 1. Accessed June 15, 2020. https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/3.

Matondang, Sadadohape. “Memahami Identitas Diri Remaja Dalam Kristus Menurut Efesus 2:1-10.” Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (August 2018): 105–124. Accessed June 15, 2020. http://e-journal.sttbaptis-medan.ac.id/index.php/illuminate/article/download/2/1.

Maulana, Ridwan. “Remaja Dan Perilaku Konsumtif.” Kompasiana. Last modified October 18, 2013. Accessed June 15, 2020. https://www.kompasiana.com/maulanaridone/552a70ce6ea834ad6c552d01/remaja-dan-perilaku-konsumtif.

McDowell, Josh. “Bagaimana Mengenal Diri Kita ? .” Kristen Alkitabiah. Last modified December 9, 2014. Accessed June 15, 2020. https://www.kristenalkitabiah.com/bagaimana-mengenal-diri-kita/.

Meier., dkk, Paul D. Pengantar Psikologi Dan Konseling Kristen. Yogyakarta: Andi Offset, 2004.

Muin, Salwa. “Peran Pola Asuh Permisif, Iklim Sekolah, Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Perilaku Membolos Siswa.” PSIKOPEDAGOGIA 4, no. 2 (2015): 93–103. Accessed June 15, 2020. http://journal.uad.ac.id/index.php/PSIKOPEDAGOGIA/article/download/4477/2610.

Mulyono, Fransiska. “Materialisme: Penyebab Dan Konsekuensi.” Bina Ekonomi Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Unpar 15, no. 2 (2011): 44–58. Accessed June 15, 2020. https://media.neliti.com/media/publications/12875-ID-materialisme-penyebab-dan-konsekuensi.pdf.

Panuju, H. Panut, and Ida Umami. Psikologi Remaja. Yogyakarta: PT Tiara Wacana, 1999.

Prihanto, Agus. “Peran Proses Mentoring Pemimpin Kaum Muda Bagi Perkembangan Pelayanan Pemuda Di Gereja.” Jurnal Jaffray 16, no. 2 (2018): 198–212. https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/258.

Putro, Khamim Zakasih. “Memahami Ciri Dan Tugas Perkembangan Masa Remaja.” APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama 17, no. 1 (2017): 25–32. Accessed June 15, 2020. http://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/aplikasia/article/viewFile/1362/1180.

Rakhmat, Jalaluddin. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1993.

Santrock, John W. Adolescence. Jakarta: Airlangga, 2003.

Sarwono, Sarlito Wirawan. Psikologi Remaja. Jakarta: PT Grafindo Persada, 2003.

Simon. “Peranan Gereja Dalam Menghambat Laju Pertumbuhan Pemakai Narkoba.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 2 (December 23, 2019): 172–186.

Susanto. Potret-Potret Gaya Hidup Metropolis. Jakarta: Kompas, 2001.

Tari, Ezra, and Rinto Hasiholan Hutapea. “Peran Guru Dalam Pengembangan Peserta Didik Di Era Digital.” Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi 1, no. 1 (June 3, 2020): 1–13. Accessed June 11, 2020. http://jurnalsttkharisma.ac.id/index.php/Kharis/.

Tari, Ezra, and Talizaro Tafonao. “Tinjauan Teologis-Sosiologis Terhadap Pergaulan Bebas Remaja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (April 29, 2019): 199.

Yusuf, Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. Bandung: Rosdakarya, 2002.

Published
2020-06-18
How to Cite
Dupe, Selvy. “Konsep Diri Remaja Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Zaman”. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 1 (June 18, 2020): 53-69. Accessed July 11, 2020. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/26.
Section
Articles
Abstract viewed = 58 times
PDF downloaded = 40 times