Moderasi dan Literasi: Militansi Pendidikan Kristen dalam Menghadapi Tantangan Ujaran Kebencian di Era Digital

  • Yanuar Ada Zega Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
  • Dyulius Thomas Bilo Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta
Keywords: literacy moderation, christian education, hate speech

Abstract

Moderation and literacy are effective approaches integrated in Christian religious education to counteract conflict in the digital space. Christian religious education has an important role in shaping the character and morals of Christians in a social environment that emphasizes the values of love, tolerance and mutual respect. However, in this connected digital era, new challenges arise in the form of hate speech that can threaten peace and unity. Hate speech on social media also damages the spiritual development of individuals. This research uses a literature data collection method with a descriptive qualitative approach. It found that the principles of moderation teach the importance of avoiding extremism and communicating wisely and are supported by the principles of digital literacy that help learners to critically understand, analyze, and appreciate the information they encounter. Solutive recommendations in the form of moderation and literacy principles in addressing the apparent problems in this topic will be elaborated by quoting Bible verses that emphasize emotion management, time management, and awareness of the impact of extremism.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bahapol, E. dan Y. S. (2020). Mendidik Untuk Kehidupan Berdasarkan Kompetensi Guru Kristen Di Indonesia (Education For Life Based On Christian Teacher Competence In Indonesia). Journal of Theology and Christianity Studies 2, No.1, 62–85. https://doi.org/https://doi.org/10.46362/quaerens.v2i 1.21.

Bilo, D. T. (2020). Tinjauan Filosofis Terhadap Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.47457/phr.v1i2.16

Boiliu, E. R. (2022). Literasi Moderasi Beragama dalam Perspektif Pendidikan Agama Kristen. PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(2), 120–131. https://doi.org/10.34307/peada.v3i2.69

Boiliu, F. M. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 1(1), 25–38. https://doi.org/10.53547/realdidache.v1i1.73

Debora, D. & Prayitno, I. (2022). Penanggulangan Kecanduan Permainan Daring Melalui Pendidikan Karakter Mata Pelajaran Pak (Pendidikan Agama Kristen). Jurnal Darma Agung, 30(3), 965. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v30i3.2140

Dewantara, A. W. (2015). Pancasila Sebagai Pondasi Pendidikan Agama Di Indonesia. Jurnal Imiah CIVIS, 5(1).

Dongoran, E. D., Hasugian, J. W., Josanti, J. & Papay, A. D. (2021). Mananamkan Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Kristen Di SMAN 1 Bintan Timur. REAL COSTER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 7–11. https://doi.org/10.53547/rcj.v3i1.117

Erdianto, K. (n.d.). Ujaran Kebencian Picu Generasi Muda Jadi Intoleran dan Diskriminatif. KOMPAS. https://nasional.kompas.com/read/2017/12/08/18445061/ujaran-kebencian-picu-generasi-muda-jadi-intoleran-dan-diskriminatif.

Fadli, R. (2021). Pengaruh Media Sosial pada Kesehatan Mental Remaja KESEHATAN MENTAL. Halodoc.

Gulo, R. P., Zai, E. & Harefa, A. (2023). Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk: Mencerminkan Hidup Humanis di tengah-tengah Pluralisme. ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 81–90. https://doi.org/10.53814/eleos.v2i2.32

Halawa, A. M., Koamesakh, A. E., Wasiyono, N. & Boiliu, F. M. (2022). Penerapan Metode Think Pair Share dalam Pembelaran Pendidikan Agama Kristen untuk Meningkatkan Sikap Menghargai Siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 6742–6753. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2947

Issah, M. (2018). Ubah Kepemimpinan: Peran Intelegensi Emosional (Change Leadership: The Role of Emotional Intelligence). SAGE Open, 8(3). https://doi.org/10.1177/2158244018800910

Kozioł-Nadolna, K. & Beyer, K. (2021). Penentu proses pengambilan keputusan dalam organisasi(Determinants of the decision-making process in organizations). Procedia Computer Science, 192, 2375–2384. https://doi.org/10.1016/j.procs.2021.09.006

Martha, K. (2021). Penerapan Backward Design Model Dalam Matakuliah Basic Science Untuk Meningkatkan Literasi Guna Membangun Wawasan Kristen Alkitabiah. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 10(2), 57–72. https://doi.org/10.46495/sdjt.v10i2.100

Nduru, M. P. & Genua, V. (2022). Pendampingan Kegiatan Literasi Digital KKN Tema Budaya Digital di SMPS Kristen Kelurahan Onekore Kabupaten Ende. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 202–209. https://doi.org/10.37478/mahajana.v3i3.2195

Ningrum, D. J., Suryadi, S. & Chandra Wardhana, D. E. (2019). KAJIAN UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL. Jurnal Ilmiah KORPUS, 2(3), 241–252. https://doi.org/10.33369/jik.v2i3.6779

Pandie, R. D. Y. (2022). Literasi Digital Berbasis Pendidikan Kristiani sebagai Sarana Pembentukan Karakter Era Disrupsi Teknologi. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(4), 5995–6002. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2964

Purba, S. (2022). Literasi Digital: Sebuah Upaya Pelaku Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Integritas Remaja Gereja. Jurnal Shanan, 6(2), 183–200. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i2.4086

Randalele, C. E., Budi, B. & Nabu’, D. D. (2022). Nilai-Nilai Kristiani dalam Ritual Dipelima Sundun pada Upacara Adat Rambu Solo’. PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(2), 89–101. https://doi.org/10.34307/peada.v3i2.86

Retnani, G. W. (2021). Tantangan Kebebasan Berpendapat di Era Digital: Hoaks dan Ujaran Kebencian. Friedrich Naumann Foundation. https://www.freiheit.org/id/indonesia/tantangan-kebebasan-berpendapat-di-era-digital-hoaks-dan-ujaran-kebencian

Saputra, T. & Serdianus, S. (2022). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Menjawab Tantangan Perkembangan Teknologi Di Era Posthuman. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika, 4(1), 44–61. https://doi.org/10.38052/gamaliel.v4i1.91

Sawan, F. & Payong, M. R. (2023). Penguatan karakter moderasi beragama melalui literasi keagamaan dalam pendidikan kristiani. Kurios, 9(2), 297. https://doi.org/10.30995/kur.v9i2.707

Sugiono. (2021). Analisis Perubahan Hemodinamik. Skripsi STT Kedirgantaraan Yogyakarta, 34–50.

Tampubolon, P. D. S. R., Wulandari, C. F. & Purba, S. (2022). Pietisme dalam Pendidikan Agama Kristen: Pembentukan Kesalehan Pada Remaja di Era Digital. Jurnal Shanan, 6(2), 221–240. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i2.3696

Tedy, A. (2022). Literasi Moderasi Beragama ( Urgensi dan Implementasi dalam Pendidikan Era 4 . 0 dan 5 . 0 ). Almaktabah, 7(2), 152–153.

Thursina, F. (2023). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Siswa Pada Salah Satu SMAN di Kota Bandung. Jurnal Psikologi Dan Konseling West …, 1(01).

UNDANG-UNDANG RI. NO. 19 TH. 2016. (n.d.). https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/users/4761/UU 19 Tahun 2016.pdf

Wati, C. N. (2022). Prinsip Pemuridan Dalam Pendidikan Agama Kristen Dan Implementasinya Pada Remaja Di Era Digital. Voice, 2(2), 1. https://doi.org/10.54636/teologi.v2i2.40

Wulan, N. S. & Fajrussalam, H. (2021). Pengaruh Literasi Membaca terhadap Pemahaman Moderasi Beragama Mahasiswa PGSD. Jurnal Basicedu, 6(1), 372–385. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1927

Zega, Y. A. & Nome, N. (2023). Sumbangsih Keteledanan Paulus Terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen. 1(2), 112–122.

Published
2024-06-30
How to Cite
Zega, Yanuar, and Dyulius Bilo. “Moderasi Dan Literasi: Militansi Pendidikan Kristen Dalam Menghadapi Tantangan Ujaran Kebencian Di Era Digital”. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 6, no. 1 (June 30, 2024): 32-42. Accessed July 18, 2024. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/178.
Abstract viewed = 69 times
PDF downloaded = 31 times